Cowok, tinggi, cuek dan punya lubang sumur kering di pipinya (red: lesung pipi), dia lah Syamsul hidayat yang akrab aku panggil mas Sem. kalo ditanya siapa saja orang yang berjasa dalam hidupku, mungkin mas sem ini bakalan masuk nominasi deh. dua tahun belakangan ini aku akrab banget dengan dia, bukan tanpa alasan sih. mas sem ini bisa di bilang pendengar yang baik, bijak dan mampu mengatasi masalah tanpa masalah :)
selama kurang lebih 2 tahun belakangan ini hidupku lumayan krisis, pokoknya mumet semumet-mumetnya. sampai akhirnya entah kenapa aku sering menumpahkan masalahku ke mas sem, dan solusi-solusinya kece banget cuy...
bukan cuma solusi saja, nasehat-nasehatnya bener-bener deh kayak di nasehatin sama orang tua jaman dulu, (hahahaaa,, maaf yo mas, gak niat ngejek kok ^_^) yaa,, paling enggak mas sem kan lebih tua setahun dari saya. tenang,cerdas dan bisa jaga rahasia, hoalah... kalo kata orang jerman Toll deh pokoknya. selain itu, mungkin karena mas sem adalah orang rantau plus lulusan pesantren, semua nasehatnya gak jauh-jauh dari yang namanya ikhlas dan sabar. dalam melihat masalah pun beliau menggunakan 'kacamata' yang beragam, jadi solusi yang diberi sangat beragam dan memiliki tingkat keuntungan dan kerugian tersendiri. hhmmm,,, beliau juga punya satu kesamaan dengan aku, sama-sama gila bahasa asing. sekarang saja beliau lagi mengajarkan ku bahasa iran, hahahaa... beneran deh mas , you are kece dah pokoknya. hhmmm,,,,teman,sahabat,pacar, atau apalah sebutan bagi kalian untuk orang dekat m bisa menjadi salah satu kekuatan hidup selain keluarga. belum punya salah satu dari yang aku sebutkan di atas?
La Tahzan, ada Tuhan kok, dan Dia pasti mengirimkan orang-orang yang tepat untuk menemanimu. tetap syukuri yang kalian punya kawanua :)
Come on, open your eye! don't force your self to run arround a 'thing' which could kill your 'Given' :)
Not just about me
i swear that you would never know me if you don't read this. belive it :D
Sabtu, 21 Desember 2013
Sabtu, 16 November 2013
Makian Paradise
Coldplay, You are Rock guysss...
sejak dengar lagu 'paradise'nya Coldplay, hal pertama yang langsung terbayang adalah Makian.
Heeiii,,, ini bukan tentang Makian yang berasal dari kata (maaf) Maki dan -an, Makian ini nama Pulau kecil yang berada di bagian Selatan Halmahera, Maluku Utara. dan Makian ini adalah kampung halaman kedua orang tua ku yang fotonya terpampang di side blog ini. (Hai Maa, hai Paa.. *ngomong sama laptop*). meski Makian adalah kampung halaman kedua orang tua ku, tapi selama 21 tahun aku hidup baru sekali aku menginjakkan kaki ku di pulau Kenari tersebut, tepatnya pada lebaran 2013 kemarin. baru pertama bertemu tapi aku langsung men-judge , Makian you are my Paradise.
pulau ini kecil, sangat kecil. desa-desa tertata rapi mengelilingi gunung kie besi yang sudah tidak aktif lagi. Makian di juluki sebagai pulau kenari, hampir di setiap tempat pohon kenari dengan buahnya yang melimpah ruah berhamburan di pulau ini. kerenlah pokoknya, pemandangan yang amat sangat jarang ditemukan di kota besar seperti Makassar.
Hal lain yang berhasil mencuri kekaguman ku ialah laut. pemandangan laut di sini, Hhhmmm,,, tidak usah di ragukan. meski tidak terlalu banyak terumbu karang seperti di Bunaken atau di Wakatobi dan tidak berpasir putih seperti di Bira atau Pantai Kuta, laut di sini amat sangat bersih, masih sangat natural.
Tenang rasanya, pantainya adem serasa di pegunungan. Thanks God for your amazing Heaven.
Ya ampun, rasa-rasanya tidak mau pulang ke Makassar. mungkin aku akan selalu merindukan surga dunia yang menakjubkan ini.
sejak dengar lagu 'paradise'nya Coldplay, hal pertama yang langsung terbayang adalah Makian.
Heeiii,,, ini bukan tentang Makian yang berasal dari kata (maaf) Maki dan -an, Makian ini nama Pulau kecil yang berada di bagian Selatan Halmahera, Maluku Utara. dan Makian ini adalah kampung halaman kedua orang tua ku yang fotonya terpampang di side blog ini. (Hai Maa, hai Paa.. *ngomong sama laptop*). meski Makian adalah kampung halaman kedua orang tua ku, tapi selama 21 tahun aku hidup baru sekali aku menginjakkan kaki ku di pulau Kenari tersebut, tepatnya pada lebaran 2013 kemarin. baru pertama bertemu tapi aku langsung men-judge , Makian you are my Paradise.
pulau ini kecil, sangat kecil. desa-desa tertata rapi mengelilingi gunung kie besi yang sudah tidak aktif lagi. Makian di juluki sebagai pulau kenari, hampir di setiap tempat pohon kenari dengan buahnya yang melimpah ruah berhamburan di pulau ini. kerenlah pokoknya, pemandangan yang amat sangat jarang ditemukan di kota besar seperti Makassar.
Hal lain yang berhasil mencuri kekaguman ku ialah laut. pemandangan laut di sini, Hhhmmm,,, tidak usah di ragukan. meski tidak terlalu banyak terumbu karang seperti di Bunaken atau di Wakatobi dan tidak berpasir putih seperti di Bira atau Pantai Kuta, laut di sini amat sangat bersih, masih sangat natural.
Tenang rasanya, pantainya adem serasa di pegunungan. Thanks God for your amazing Heaven.
Ya ampun, rasa-rasanya tidak mau pulang ke Makassar. mungkin aku akan selalu merindukan surga dunia yang menakjubkan ini.
Minggu, 27 Oktober 2013
Hai :)
Dunia tidak selebar daun kelor.
dan ups, kita bertemu (lagi). entah siapa yang mempertemukan dan dipertemukan, yang jelas sekarang kita bertemu (lagi). saya kurang paham apakah pertemuan ini merupakan suatu kesialan atau justru sebuah keberuntungan buat ku, sejujurnya sih dengan bertemunya kembali kok malah masalah juga ikut-ikutan ketemu sama saya yah? saya yang membawa masalah atau kau yang membawa masalah, intinya kita berdua sedang dalam masalah, iyah. masalah hati lebih tepatnya.
kita bertemu, iyah. tapi dengan keadaan yang berbeda, berbeda dengan di waktu kemarin. dulu sih saya anteng-anteng saja kalau bertemu dengan kau, tapi sekarang beda! kalau bertemu malahan rasanya nyesek, serius. kenapa? karena saya harus mampu mengendalikan 'keanehan' yang seharusnya TIDAK BOLEH kumat seketika kalau bertemu denganmu. biarkan 'keanehan' ini tetap di dalam sini, tenang dan menunggu waktu yang tepat untuk keluar.
Akhirnya, segala usaha dan upaya ku untuk menyembunyikan segala 'keanehan' itu jarang ada yang berhasil. ini sama sulitnya dengan menangkap belut di sawah (kalian pasti belum pernah coba, kan? coba deh, SERU!). ya iyalah, bagaimana mau berhasil, kau datang terus, mendekat terus, seakan-akan kau mengajak 'keanehan' ini bercengkrama dengan 'keanehan' mu, padahal kau tau ini semua lebih sulit dari yang sebelum-sebelumnya. makanya, sorry kalau sekali-kali aku harus menghilang atau terpaksa mengusirmu.
mungkin belum waktunya saja.
dan ups, kita bertemu (lagi). entah siapa yang mempertemukan dan dipertemukan, yang jelas sekarang kita bertemu (lagi). saya kurang paham apakah pertemuan ini merupakan suatu kesialan atau justru sebuah keberuntungan buat ku, sejujurnya sih dengan bertemunya kembali kok malah masalah juga ikut-ikutan ketemu sama saya yah? saya yang membawa masalah atau kau yang membawa masalah, intinya kita berdua sedang dalam masalah, iyah. masalah hati lebih tepatnya.
kita bertemu, iyah. tapi dengan keadaan yang berbeda, berbeda dengan di waktu kemarin. dulu sih saya anteng-anteng saja kalau bertemu dengan kau, tapi sekarang beda! kalau bertemu malahan rasanya nyesek, serius. kenapa? karena saya harus mampu mengendalikan 'keanehan' yang seharusnya TIDAK BOLEH kumat seketika kalau bertemu denganmu. biarkan 'keanehan' ini tetap di dalam sini, tenang dan menunggu waktu yang tepat untuk keluar.
Akhirnya, segala usaha dan upaya ku untuk menyembunyikan segala 'keanehan' itu jarang ada yang berhasil. ini sama sulitnya dengan menangkap belut di sawah (kalian pasti belum pernah coba, kan? coba deh, SERU!). ya iyalah, bagaimana mau berhasil, kau datang terus, mendekat terus, seakan-akan kau mengajak 'keanehan' ini bercengkrama dengan 'keanehan' mu, padahal kau tau ini semua lebih sulit dari yang sebelum-sebelumnya. makanya, sorry kalau sekali-kali aku harus menghilang atau terpaksa mengusirmu.
mungkin belum waktunya saja.
Selasa, 25 Juni 2013
un(der)predictable
kenapa?
ada yang salah dengan judul posting ku kali ini?
kesalahan bukan pada mata anda ataupun tulisan bahkan layar digital yang sedang anda pelototi sepersekian detik.
un(der)predictable, dibawah prediksi, bukan diluar prediksi.
kayaknya tema ini yang menjadi grand of theme kita minggu ini.
dan tulisan ini bukanlah suatu ungkapan keputus asaan, sama sekali bukan.
who knows about our life?
hari ini baik besok bisa menjadi tidak baik, hari ini buruk tapi belum tentu juga besok akan demikian. ketika rencana yang telah di susun serapi mungkin , seapik dan se-efisien mungkin kemudian menjadi terbongkar tak karuan, perasaan apa yang paling pertama singgah di diri kita? banyak!
mungkin kamu bilang marah, kamunya lagi bilang jengkel, yang disana bilang ya ampuun,, yang disini cuman istigfar, yang cewek itu bisa saja shock bahkan kalau teman kamu itu mungkin cuma bilang "biasa saja, santai bro''. un(der)predictable
kemudian,
ada nih pasangan udah lamaaaaa banget pacaran, pokoknya lama deh. udah ngerencanain,,, misalnya nih dua bulan dari sekarang udah tunangan, 5 bulan dari sekarang persiapannya sudah setengah matanglah (ceplok yah mbak? *iklan), eh ,minus 2 minggu nikah merekanya putus hanya karena ada persyaratan cewek yang susah banget di kabulkan *gak usah di rincikan ya*, berantakanlah semuanya, si cowoknya mikir "udah cape2 nabung, beli emas,beli mahar,beli seserahan,beli ini,beli itu,,,tapi kok malah berantakan gini???! *frustasi". yang cewek, "sapa suruh mau nikah ama gue!" un(der)predictable.
dibawah prediksi, dibawah prediksi karena prediksi yang mereka targetkan emang gak tercapai, kalau pun akhirnya tercapai, akan sulit mungkin. prediksi bisa saja tinggi atau rendah, tergantung pemakaiannya juga sih tapi kalau sudah gak nyampe prediksi pastilah di bawah prediksi.
ada yang salah dengan judul posting ku kali ini?
kesalahan bukan pada mata anda ataupun tulisan bahkan layar digital yang sedang anda pelototi sepersekian detik.
un(der)predictable, dibawah prediksi, bukan diluar prediksi.
kayaknya tema ini yang menjadi grand of theme kita minggu ini.
dan tulisan ini bukanlah suatu ungkapan keputus asaan, sama sekali bukan.
who knows about our life?
hari ini baik besok bisa menjadi tidak baik, hari ini buruk tapi belum tentu juga besok akan demikian. ketika rencana yang telah di susun serapi mungkin , seapik dan se-efisien mungkin kemudian menjadi terbongkar tak karuan, perasaan apa yang paling pertama singgah di diri kita? banyak!
mungkin kamu bilang marah, kamunya lagi bilang jengkel, yang disana bilang ya ampuun,, yang disini cuman istigfar, yang cewek itu bisa saja shock bahkan kalau teman kamu itu mungkin cuma bilang "biasa saja, santai bro''. un(der)predictable
kemudian,
ada nih pasangan udah lamaaaaa banget pacaran, pokoknya lama deh. udah ngerencanain,,, misalnya nih dua bulan dari sekarang udah tunangan, 5 bulan dari sekarang persiapannya sudah setengah matanglah (ceplok yah mbak? *iklan), eh ,minus 2 minggu nikah merekanya putus hanya karena ada persyaratan cewek yang susah banget di kabulkan *gak usah di rincikan ya*, berantakanlah semuanya, si cowoknya mikir "udah cape2 nabung, beli emas,beli mahar,beli seserahan,beli ini,beli itu,,,tapi kok malah berantakan gini???! *frustasi". yang cewek, "sapa suruh mau nikah ama gue!" un(der)predictable.
dibawah prediksi, dibawah prediksi karena prediksi yang mereka targetkan emang gak tercapai, kalau pun akhirnya tercapai, akan sulit mungkin. prediksi bisa saja tinggi atau rendah, tergantung pemakaiannya juga sih tapi kalau sudah gak nyampe prediksi pastilah di bawah prediksi.
my imagine (next)
-->
Akhirnya, besok,besoknya,dan
besoknya lagi, memory RAM gue udah dipenuhi dengan pertanyaan yang belum
terjawab mengenai si Fa’at ituh. Parah nih gue. Gue sering saja melihatnya,
tapi kami berdua terlalu memiliki banyak malu untuk saling menegur satu sama
lain, jadi kami hanya membiarkan mata dan senyum kami yang berbicara. Ahhaayyyy... ternyata Pan gak sebloon
itu juga loh, si Pan ngerti aja tingkah laku gue yang agak meradang gak jelas
gitu. Hheg*
“re, mau kemana?” tanya Pan yang
melihatku tiba-tiba kebelet banget mau ke WC
“buang air kecil Pan,kenapa? Mau
ikut? Buruan gih. Kebelet nih.” Kataku buru-buru.
“oh,kirain mau ke kantin. Duluan
saja deh,aku tunggu di sini yah neng.? Kata Pan sok Manis.
Yoweessslah,
Segera saja gue cari WC terdekat
dan termurah,,hhehee...skrg mana ada yang gratis coba,tinggal menghirup angin
dan keluarin angin aja yang gak pake bayaran, tapi gak janji ni yee 10 tahun ke
depannya gimana..(kayak calon kepala daerah lagi kampanye aja pake
janji-janji..eehheg..). nah pas di sektitar pas udah slseai buang air,
tiba-tiba ada cewek,(kayaknya senior gue sih..keliatan banget penampilannya
sok,,sok dewasa tapi malah keliatan tua aja.) lewat sambil nelpon. Yaah,,gak
ada masalah sih tuh cewek mo nelpon di WC,depan WC, ato d atas WC juga selama
gak nyusahin gue never mind ajaa,, tapi pas lagi lewat tuh cewek bilang di
telpon kayak gini nih,,”iyaaa Fa’aat
sayaaanngg,,,pokoknya aku bakal ke tempat kamu ntar malam..” ngiikk. Yang
jelas itu bukan siaran ulang, gak mungkin juga tiba-tiba gue nyetop tuh senior
hanya untuk di suruh ngulangin kalimat yang baru saja gue dengar.
Entahlah,,,apakah telinga gue yang salah,,,tuh cewek yang salah sebut,,,atoo
pembaca yang salah baca yaahh..??!!! ahha,,,just kid yaah bro sist ;)
***
Ternyata
dia udah punya cewek yaa... gumaman ku yang barusan bisa di artikan
penyesalan, kebingungan,ato kesengsaraan. Gue juga bingung,, ngapain gue
pikirin coba. Baru juga di antar pulang,itupun juga kan kebetulan...
Yaaa,,,,,ini
semua hanya kebetulan... i am sure MANTAP cing!!!
Selanjutnya,,, gue kadang-kadang
masih ketemu kak Fa’at, tapi kami masih tetap saling diam. Apalagi sejak
kejadian tak sengaja kemarin, gue malah cuek habis-habis-habisan deh ke dia.
Gak mau gue ke-GR an terlalu jauh,, nanti malah gak tau jalan pulang lagi,,
lagian mama bilang kalo main mah jangan kejauhan J
Sampai suatu ketikaa, kak fa’at
duluan negur aku. Mana waktu itu gue sama si Pan lagi.
“Rea,,sombong amat sih...” godan
kak fa’at.
“hhe,gak kok kak.” Kataku singkat
padat dan jengkel,ngapain nih orang, dapet nyali dari mana sih mau negor gue.
“eh,,kalian berdua saling kenal?”
tanya Pan dengan wajah bingung khas panekuk.
“oh,iya. Baru sih,, soalnya
minggu lalu kita sempat pulang bareng.” Timpal kak fa’at. Heg,heg,heg,,,nih
orang bener-bener dah minta di tabok. Nngapain juga ngaku-ngaku depan temen
gue,,masalahnya,gue lagi gak mood ngejawab pertanyaan-pertanyaan investigasi
yang akan di lontarkan Pan ke gue cepat atau lambat.
“hhee,,,iye,iye. Kak duluan
yah,mau ke kelas. Ada perlu,permisi.” Kata gue buru-buru kabur sebelum si Pan
connect dan mulai memborbardir ku dengan pertanyaan-pertanyaan rusaknya.
Sesampainya di taman belakang
sekolah....
“lo deket sama kak fa’at re??”
tanya Pan.
“Cuma hari itu doang kok
Pan,selebihnya gaklah. Gue kan gak kenal-kenal amat sama dia. Ngapain juga mo
sok-sok akrab.” Kataku ketus.
“kak fa’at tuh yang nyari-nyari
lo dari minggu lalu.” Kata Pan dengan wajah serius. Nih artinya si Pan udah
connect dan encer dah otaknya.
“bener Pan? Emang dia siapa sih?”
tanya gue lagi.
“iye,,bener. Gue ingat sekarang.
Ya elah Andreaa, kak pa’at ntuh cowok paling ca’em seantero
sekolahan...pinter,tajir pula. Weeihh,,, jadi lo udah naik jaguar silvernya
yee...??” tanya Pan dengan muka agak ngiler gak jelas.
“hhiyyaahhh,,boro-boro
mobil,,motor aja kagak. Ntu hari kita pulangnya jalan kaki.” Jawabku.
“haaahhhhh,,,,,,,kak Pa’at jalan
kaki lo bilang re????sumpah re,,kak pa’at ntuh paling anti jalan kaki,,apalagi
rumah lo yang lumayan jauh. Dia tuh anak manja. Yang bener lo ah,,masa jalan
kaki ” gilee aje nih Pan,,ngelunjak amat nanya nya.
“yyeeee,,,, gak percaya aja nih
orang,,tanya saja sm pelakunya sendiri. Eh, yang bener lu Pan? Kak pa’at emang
gitu??” tanya gue penasaran.
“iyaaaaa,,ih, kok malah lo yang
gak percaya. Kalo gak percaya,tanya saja sama pelakunya sendiri.” Nah lohh,,kok
malah si Pan yang ngambek...
Hhhmmmmm,,,,,sumpah
gue bingung banget tingkat ujian Nasional SMP L gumam
ku lagi dalam hati....
***
Hari ke hari tuh orang makin
nekat saja,sumpah bikin gue emosi aja bener dahh....
Suatu hari,gue baru tau kalo kak
fa’at tuh emang lagi pacaran sama si cewek yang gue temui tempo hari ituh.
Namanya kak Bela. Dia ntuh anak cheers di sekolahan,pantes saja tampangnya
sok-sok burung kakatua raja aja J hhe
Berhubung gue makin hari makin
malas aja ngomongin tuh yang namanya kak fa’at,,jadi apapun yang terjadi dengan
dia I DON’T CARE! Mo pacaran ma kak bela kek,kak bali kek, kak bolo-bolo
kek.whatever! yang jelas selama mereka gak buat gue naik darah mah, terserah
mereka lah..
Sampai suatu hari, di pagi yang
indah nan cerah ceriah,,, akhirnya di rusak oleh kejadian yang sangat tidak ku
inginkan, yah... kak bela itu nyamperin gue, mana pake acara marah-marah lagi..
“eh,lo yang namanya andrea yah?
Lo apanya si Fa’at??” tanya bela dengan nada ketus
“iya kak. Hhmm,,junior nya kan?”
jawabku sejujur-jujurnya.
“heh,,nih anak main-main ya sama
gue.??” Tegurnya lagi.
“enggak kak,, aku dan kak fa’at
Cuma sebatas junior dan senior , gak, lebih.” Ucapku mantap.
“oh,,,baguslah,,paling tidak lo
tau kalo pun lo deket,,lo akan berurusan dengan gue. Ngerti lo???!” gertak bela
sambil pergi keluar dari kelas gue.
Iihh,,kurang kerjaan banget mau
nyari perkara sama dia, mending juga nyari duit ato nyari makan.
Dan,,tersebarlah
gosip seantero sekolahan kalo gue kena gape sama kak bela. Haddoohh,,,malas
banget coba. Tiap gue kemana-mana diliatin mulu lagi. Gak asik! Masa gue di
kait-kaitkan dengan masalah mereka sih!?? Apalagi,,kata si Pan dua hari
kemudian kak bela dan kak fa’at putus. Ya Tuhaannn,,,dosa apa sih aku... kena
gosip macam gini...
“gak ke kantin..?” ajak Pan.
“gak.” Jawabku singkat.
“hhmm,,,gue traktir deh... es
lilinnn!!” ajak Pan lagi.
“gak.” Jawab gue lagi.
“iihh,,,lo kenapa sih re,,? Masih
mikirin gosip gila itu??” tanya Pan.
“gak tau.” Jawab gue.
“pelit banget lo jadi orang!”
respon Pan.
“pelit!??? Kok pelit??” tanyaku
heran.
“iyah. Lo itu pelit. Masa jawab
pertanyaan gue Cuma gak,,gak tau,,gak,gak.. lo ngomong juga gak bakalan dibayar
ree... singkat banget sih ngomong lo. Kita kan gak lagi via telepon.!!” GUBRAK!
Ampun deh,,,ngalah gue sama si Pan.
Gue
gak bisa gini terus,, gue mesti go public,jumpa pers kek ato semacamnya biar
nama gue di sekolahan bisa bersih lagi. Dan yang paling penting gue mesti minta
penjelasan dari kak Fa’at,,maksudnya apa sih giniin gue coba?! Jadi nyesel gue.
Rencana gue udah
terplanning,,tinggal tunggu waktu yang mantap buat action-nya. Hhmmpphh,,,harus
berhasil!
Besok-besok-dan besoknya lagi,
aku lebih dominan cuekin kak fa’at, bahkan kalo bisa menghindar sebisa dan
semampu aku, eneg aku liat mukanya. Gak
peduli, mau dia sapa kek, anak siapa juga,bodo amat. Capek rasanya di plototin
kodok sama kak bela itu, sebetulnya gue gak usah capek, kan gue cumin di
plototin doing, tapi eneg juga sih liat plototannya yang makin hari makin gak
jelas. Kayaknya kak bela perlu ke dokter saraf deh, kali aja tuh urat sekitar
matanya udah pada kendor.
*dua hari kemudian*
Hari ini mesti kudu wajib berhasil, apapun
rintangannya HARUS!!! Semangat pagi
gue sebelum ke sekolah udah berkibar dan berkoar. dan semoga saja segala kesengsaraan dan kesulitan pada minggat dulu lah untuk hari ini. wish me luck guys :)
tobe continue
Rabu, 22 Mei 2013
Dan Pertama untuk terakhir
"semua yang terjadi tidak akan kembali, maka nikmatilah suka cita itu dalam kesyukuran yang mampu membawa mu lebih menghargai hidup. "
Dan kutipan di atas adalah ending yang mudah-mudahan akan selalu menjadi pelajaran hidup ku. saya pun menyadari betul kegiatan yang 2 bulan terakhir ini kulakukan. dan memang betul kita harus menikmatinya, toh orang ber-KKN ria cuman sekali saja (yaahh,,i think it would be different case if yourself that make yours gonna do it for twice)....
hampir semua hal yang belum pernah saya alami terjadi di momen ini, iaa,,, dari yang menjengkelkan sampai menyenangkan. so meaningfull, thanks Marbo :')
Dan jalan Tuhan memang tidak pernah salah. paling tidak,,meskipun menurut kita keliru tapi yang namanya 'hikmah' selalu ada untuk menghilangkan kegelisahan yang selama ini membuat kita tidak nyenyak,,thanks yaa 'hikmah' :)
Dan inilah secuil cerita yang nanti akan selalu membuat kita tertawa sendiri, senyum sendiri, kesal sendiri,bahkan menangis sendiri. terima kasih pengalaman, kau tak bosan-bosannya mendatangi kami di setiap waktu hanya untuk berbagi pelajaran hidup. betul kata pepatah, kau salah satu guru terhebat, tanpa teori kami pun mudah paham.
Dan pada akhir tulisan amburadul ini, the greatest thanks to Allah for all the chances and moment,life,hope,love and power. and,,,yaahh,,anything everthing lah pokoknya.
Dan semoga rejeki bertubi-tubi mu tidak berhenti sampai sini, terus mengalir sampe jao dan menghidupkan orang-orang yang terkasih.
Dan kutipan di atas adalah ending yang mudah-mudahan akan selalu menjadi pelajaran hidup ku. saya pun menyadari betul kegiatan yang 2 bulan terakhir ini kulakukan. dan memang betul kita harus menikmatinya, toh orang ber-KKN ria cuman sekali saja (yaahh,,i think it would be different case if yourself that make yours gonna do it for twice)....
hampir semua hal yang belum pernah saya alami terjadi di momen ini, iaa,,, dari yang menjengkelkan sampai menyenangkan. so meaningfull, thanks Marbo :')
Dan jalan Tuhan memang tidak pernah salah. paling tidak,,meskipun menurut kita keliru tapi yang namanya 'hikmah' selalu ada untuk menghilangkan kegelisahan yang selama ini membuat kita tidak nyenyak,,thanks yaa 'hikmah' :)
Dan inilah secuil cerita yang nanti akan selalu membuat kita tertawa sendiri, senyum sendiri, kesal sendiri,bahkan menangis sendiri. terima kasih pengalaman, kau tak bosan-bosannya mendatangi kami di setiap waktu hanya untuk berbagi pelajaran hidup. betul kata pepatah, kau salah satu guru terhebat, tanpa teori kami pun mudah paham.
Dan pada akhir tulisan amburadul ini, the greatest thanks to Allah for all the chances and moment,life,hope,love and power. and,,,yaahh,,anything everthing lah pokoknya.
Dan semoga rejeki bertubi-tubi mu tidak berhenti sampai sini, terus mengalir sampe jao dan menghidupkan orang-orang yang terkasih.
Jumat, 12 April 2013
Pertama (1)
"Selalu saja ada yang namanya pertama kali dalam hidup kita, dan yakin saja semua yang pertama itu menorehkan kesan yang akan beda taste-nya dengan yang kedua,ketiga dan seterusnya."
Iya,itu kutipan pertama yang sangat ingin saya bagi dalam blog saya. entah kenapa akhir-akhir ini saya selalu bermain dengan kata pertama. Oh iya, sudah sebulan ini saya menjadi anak rantau di kampung orang. mengabdi ke masyarakat kata orang-orang sih, dan saya yakin semua mahasiswa akan melewatinya, (jika dia sadar akan keperluannya sebagai mahasiswa).
dalam ber-KKN ini, ada banyak hal yang saya dapatkan. kadang saya berpikir "padahal baru saja sebulan, bagaimana kalau berbulan-bulan, bahkan setahun? entah makna hidup yang mungkin saya dapatkan. contoh kecilnya saja, di rumah ku pekerjaan yang amat sangat saya tidak senangi adalah mencuci piring dan baju. mending mengerjakan yang lain saja daripada mencuci atau berhubungan dengan air-airan. tapi di sini, semua pekerjaan yang sangat membuat malas tingkat kecamatan itu yaa mau tidak mau harus dikerjakan. simpel sih tapi, yah di ikhlaskan sajalah. hhuehe :)
OK,masuk dalam deskriptifnya. saya tinggal dengan 3 teman mahasiswa saya yang lain, Irma fakultas kehutanan, Aca fakultas Peternakan, dan Irwan dari Teknik Lingkungan. rumah yang kami tempati berisi 5 orang, Bapak Sekretaris Desa kami (kebetulan kami tinggal di rumah sekretaris desa), istrinya, Agung anak pertama mereka yang sudah kuliah semester 2 jurusan olahraga, Wiwi anak kedua siswa kelas 1 SMPN, dan Risky anak bungsu berumur 1 tahun 4 bulan. desa yang kami tempati merupakan desa yang mayoritas penduduknyaa adalah petani. gak usah tanya deh nama desanya apa, biar di GPS-in atau nanya sama Om Google juga si Om gak bakalan tau. intinya i am in love with my village when the first sight. and the most important things that this is the first time I was so far away from my family. saya harap semuanya akan baik-baik saja sampai sesi ini selesai, amin.
Iya,itu kutipan pertama yang sangat ingin saya bagi dalam blog saya. entah kenapa akhir-akhir ini saya selalu bermain dengan kata pertama. Oh iya, sudah sebulan ini saya menjadi anak rantau di kampung orang. mengabdi ke masyarakat kata orang-orang sih, dan saya yakin semua mahasiswa akan melewatinya, (jika dia sadar akan keperluannya sebagai mahasiswa).
dalam ber-KKN ini, ada banyak hal yang saya dapatkan. kadang saya berpikir "padahal baru saja sebulan, bagaimana kalau berbulan-bulan, bahkan setahun? entah makna hidup yang mungkin saya dapatkan. contoh kecilnya saja, di rumah ku pekerjaan yang amat sangat saya tidak senangi adalah mencuci piring dan baju. mending mengerjakan yang lain saja daripada mencuci atau berhubungan dengan air-airan. tapi di sini, semua pekerjaan yang sangat membuat malas tingkat kecamatan itu yaa mau tidak mau harus dikerjakan. simpel sih tapi, yah di ikhlaskan sajalah. hhuehe :)
OK,masuk dalam deskriptifnya. saya tinggal dengan 3 teman mahasiswa saya yang lain, Irma fakultas kehutanan, Aca fakultas Peternakan, dan Irwan dari Teknik Lingkungan. rumah yang kami tempati berisi 5 orang, Bapak Sekretaris Desa kami (kebetulan kami tinggal di rumah sekretaris desa), istrinya, Agung anak pertama mereka yang sudah kuliah semester 2 jurusan olahraga, Wiwi anak kedua siswa kelas 1 SMPN, dan Risky anak bungsu berumur 1 tahun 4 bulan. desa yang kami tempati merupakan desa yang mayoritas penduduknyaa adalah petani. gak usah tanya deh nama desanya apa, biar di GPS-in atau nanya sama Om Google juga si Om gak bakalan tau. intinya i am in love with my village when the first sight. and the most important things that this is the first time I was so far away from my family. saya harap semuanya akan baik-baik saja sampai sesi ini selesai, amin.
to be continued
Langganan:
Postingan (Atom)
